Pelat Sanhe mengacu pada produk baja datar yang memiliki luas permukaan besar dan rasio lebar dan tebal yang tinggi. Berdasarkan ketebalannya, pelat baja terbagi dalam dua kategori utama: pelat tipis dan pelat berat.
Pelat baja tipis dariBaja Sanhediproduksi melalui pengerolan panas atau pengerolan dingin, dengan ketebalan berkisar antara 0,2 mm hingga 4 mm dan lebar antara 500 mm dan 1400 mm. Mereka digulung dari billet baja yang berbeda untuk disesuaikan dengan beragam skenario aplikasi. Bahan umum termasuk baja karbon biasa, baja karbon berkualitas tinggi, baja struktural paduan, baja perkakas karbon, baja tahan karat, baja pegas dan baja silikon listrik. Pelat tipis banyak diterapkan di industri otomotif, dirgantara, enamel, kelistrikan, dan permesinan. Selain lembaran canai mentah yang dikirim langsung, ada juga pelat baja tipis yang diasamkan, digalvanis, dan dilapisi timah.
Pelat pemeriksa, juga dikenal sebagai pelat baja berpola, memiliki tonjolan berbentuk berlian atau linier pada permukaannya. Polanya menawarkan kinerja anti selip dan efek dekoratif, menjadikan pelat ideal untuk lantai pabrik, tapak tangga, dan tangga bengkel.
Pengerolan panas adalah proses pembentukan yang dilakukan di atas suhu rekristalisasi logam. Bahan baja besi umumnya digulung pada suhu antara 900°C dan 1200°C.
1. Diklasifikasikan berdasarkan ketebalan: Pelat tipis, pelat sedang, pelat berat, pelat ekstra berat
2. Diklasifikasikan berdasarkan proses produksi: Pelat baja canai panas, pelat baja canai dingin
3. Diklasifikasikan berdasarkan permukaan akhir: Pelat baja galvanis (pelat galvanis hot-dip, pelat elektro-galvanis), pelat timah, pelat baja berlapis, pelat baja berlapis warna
4. Diklasifikasikan berdasarkan aplikasi: Pelat baja jembatan, pelat baja ketel, pelat baja pembuatan kapal, pelat baja lapis baja, pelat baja otomotif, pelat baja atap, pelat baja struktural, lembaran baja listrik (lembaran baja silikon), pelat baja pegas dan pelat tujuan khusus lainnya
-
